PhotoGrid_1397532225703Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Brawijaya, Rabu 25/1, menyelenggarakan seminar dan lokakarya “Pelatihan Manajemen Keuangan dalam Perspektif Manajemen Berbasis Sekolah”. Pelatihan yang berlangsung di Widyaloka ini antara lain menghadirkan Drs. Riaji MPd dari Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dan Prof. Dr. Moeljadi SE SU dari LPM Unibraw.
Dalam kesempatan itu Drs. Riaji MPd mengatakan, konsep manajemen berbasis sekolah (MBS) sebagai salah satu bentuk desentralisasi pendidikan memberikan kewenangan yang lebih luas kepada sekolah dalam mengelola dan memberdayakan semua sumber daya pendidikan. Dengan kemandirian tersebut sekolah akan lebih berdaya dalam mengembangkan program-programnya sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Menurut Riaji, dengan MBS seharusnya sistemlah yang dibongkar untuk disesuaikan dengan guru. “Di sini guru bertindak sebagai dokternya”, ungkapnya lebih lanjut.
Ratusan peserta dari berbagai SD dan SLTP yang diwakili oleh kepala sekolah dan guru se-Malang Raya ini menghadiri acara tersebut. Keberadaan BOS (bantuan operasional sekolah) yang menjadi salah satu sumber dana rintisan MBS menimbulkan pertanyaan di kalangan peserta. Menjawab pertanyaan salah seorang peserta dari SLTP Bululawang: “Apakah BOS akan berlanjut sampai tahun depan?” Riaji menegaskan: “Jika tidak didemo dan BBM tidak naik, maka BOS akan terus berlanjut”.

Adib Wildani

Sumber:  http://prasetya.ub.ac.id/berita/Pelatihan-Manajemen-Keuangan-Sekolah-8872-id.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *